Daftar / 2025-06-11

[FULL] Prabowo Menggebu-gebu Pidato Keras Ungkit Penjajahan di Indo Defence 2025

11 Jun 2025 MerdekaDotCom 14:44 media transcript_panel 1 unggahan

Sumber

Video kanonik
s9baQ10Pn3c
Transkrip dari
engine/data/prabowo/raw/s9baQ10Pn3c.json
Jumlah token
966
Kata unik
481
Durasi
14:44 (884 detik)
Bahasa
Metode
Commit engine

Semua unggahan pidato ini

Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.

VideoKanalDiunggahTokenDiambil viaStatus
kanonik s9baQ10Pn3c
[FULL] Prabowo Menggebu-gebu Pidato Keras Ungkit Penjajahan di Indo Defence 202
MerdekaDotCom

Topik yang terdeteksi

nasional dan identitas 40 pertahanan dan keamanan 18 ekonomi 7 pendidikan 2 kesehatan dan gizi 1 tata kelola 1

Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.

Transkrip

Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.

Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Selamat pagi.
Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom. Salve.
Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan.
Yang saya hormati dan saya banggakan Wakil Presiden Keen Republik Indonesia dan sesepuh TNI Jenderal TNI Powirawan Trisutresno, Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Saudara Sultan Bakhtiar, Najamudin, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan RI, Ibu Isma Yatun beserta Wakil Ketua BPK, Saudara Budi Priono, para Menteri koordinator, Menteri, dan anggota Kabinet Merah Putih yang hadir yang tidak saya sebut namanya satu persatu tanpa mengurangi rasa hormat.
Kapolri Jenderal Polisi Listio Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, beserta Kepala Staf Angkatan yang hadir, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut, Laksmana TNI Muhammad Ali, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara, Marekal Madi TNI Tedi Rizal Tedi Rizali Hadi Gubernur DKI Jakarta. Yang saya hormati saudara Pramono Anu, distinguish gets from friendly countries, minister of defense,
deputy ministers of defense, commanders of the armed forces, chief of staff of armed forces, distinguished guests, ambassadors, CEOs of eh participating eh companies.
Saudara-saudara sekalian yang saya hormati dan saya banggakan.
Pertama tentunya sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Maha Besar, Tuhan Maha Kuasa bagi umat Islam Allah Subhanahu wa taala. kita masih diberi kesehatan, masih diberi kekuatan untuk hadir di acara yang baik ini.
Saudara-saudara ee terima kasih atas kehormatan diberikan kepada saya. saya diundang untuk membuka expo ini.
Expo ini dimaksud untuk memberi kesempatan bagi industri pertahanan dalam negeri, industri pertahanan, negara-negara sahabat, dunia akademisi di Indonesia, semua unsur-unsur pimpinan politik dan kemasyarakatan dan tentunya generasi muda Republik Indonesia untuk mengikuti perkembangan teknologi dan sains khususnya di bidang pertahanan.
Saudara-saudara sekalian, keselamatan suatu bangsa harus dijamin oleh pertahanan suatu bangsa.
Tidak ada bangsa yang waras yang menghendaki perang.
Perang adalah kegiatan manusia yang destruktif.
Perang adalah menimbulkan kehancuran.
Tapi sejarah manusia mengajarkan bahwa suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri biasanya kedaulatannya dirampas biasanya.
kemerdekaannya dirampas.
Biasanya bangsa itu menjadi bangsa budak.
Ini adalah ajaran sejarah.
Karena itu bangsa Indonesia dari awal mengatakan bahwa bangsa Indonesia cinta damai.
Tapi bangsa Indonesia lebih cinta perdamai ee lebih cinta kemerdekaan.
The nation of Indonesia from its earliest beginnings declares that Indonesia loves peace but we love independence more.
The lesson of history have taught us have taught all of us that a nation that does not want to invest in its defense usually will experience their independence being stolen away experience the nation being subjugated of the nation being stolen.
This is the lesson of humanind.
Therefore, defense is a necessity.
Defense is one of the guarantors of freedom and prosperity.
Pertahanan adalah salah satu jaminan terhadap kemerdekaan dan kesejahteraan.
Sejarah kita sendiri telah mengajarkan kepada kita bahwa ratusan tahun negara kita diduduki oleh bangsa-bangsa lain diduduki dan rakyat kita, masyarakat kita, budaya kita, politik kita dihancurkan dan kita menjadi milik bangsa lain dan kekayaan kita diambil.
baru ada suatu riset berapa minggu lalu yang menceritakan kepada kita bahwa selama Belanda menjajah kita, Belanda telah mengambil kekayaan kita senilai dengan uang sekarang senilai 31 triliun US Do.
Produksi domestik bruto kita sekarang adalah 1,5 triliun US Do. berarti kekayaan yang telah diberikan atau diambil dari bangsa Indonesia adalah sama dengan mungkin 18 kali seluruh produksi bangsa Indonesia 18 kali GDP kita atau sama dengan kurang lebih 144 tahun anggaran anggaran kita 140 40 tahun.
Dan selama Belanda menduduki Indonesia, Belanda telah menikmati GDP perkapita nomor satu di dunia.
Saudara-saudara sekalian, apa yang itu mengajarkan kepada kita?
mengajarkan kepada kita kalau kita sekarang berhasil menjaga kekayaan kita, mungkin GDP perkapita kita juga salah satu yang tertinggi di dunia. Dan hampir semua lembaga-lembaga ekonomi dunia sudah meramalkan bahwa ekonomi our defense outlook is a posture of defense a defensive posture. We have no external interest and we do not aspire to have we live in a smaller has a lot of our people living in poverty and hunger.
Why lifting our people from poverty, eradicating hunger, bringing education to all our children but we realize that we must have a strong defense.
There is ancient saying in Asia, if you are if you are wealthy must be strong.
If you are wealthy and not strong, very soon you will not be wealthy.
And this is what weve experienced.
Even now, we experienced many violations of the law inside our country. Thank you very much for your attention.
Thank you very much for your presence. I hope everybody will enjoy this defense.
As a former soldier, I wish I can spend more time here, but I have other responsibilities especially that of taking care of the poor and the hungry and the hungry. Saya kira demikian, Saudara-saudara sekalian.
Karena banyak tamu-tamu, saya minta izin menghormati tamu-tamu karena itu sifat bangsa Indonesia selalu menghormati tamu. Jadi, karena banyak tamu saya bicara dalam bahasa Inggris.
Minta maaf kita sangat hormat sama tamu.
Saking hormatnya ada tamu yang ratusan tahun enggak mau pergi dari Indonesia.
terpaksa kita harus bertempur. Tapi saya katakan, saya tegaskan bagi kita, perang itu adalah yang terakhir.
Kita perang hanya kalau terpaksa. Tapi kalau terpaksa kita punya ajaran daripada nenek moyang kita.
Lebih baik kita mati daripada dijajah kembali. Saudara-saudara sekalian, kita tidak mau disuruh-suruh oleh siapapun. Kita akan hormat semua negara. Kita akan hormat mereka. Kita akan kerja sama dengan mereka. Dan kita harus beri contoh kepada semuanya.
Saya kira itu dari saya. Terima kasih.
Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullah. Salam sejahtera kita sekalian.
Shalom. Salve salve. Om santi santi shanti. Om namo buddhaya. Salam kebajikan. Terima kasih. Merdeka.
Merdeka.
Mohon mendampingi Menko Polkam dan Menhan untuk kepala negara melakukan pemindaian tangan menggunakan hand gesture for detate bomb karya kadet mahasiswa Universitas Pertahanan Republik Indonesia.
Di mana, Bapak? Kami akan pandu dalam hitungan mundur 3 dua sat. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini, Rabu, 11 Juni 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia membuka Indo Defense Expo dan Forum tahun 2025.

← 3 Feb 2025 · 7 Jan 2026 →