Daftar / 2026-04-08

[FULL] PRESIDEN PRABOWO BERI ARAHAN RAKER PEMERINTAH, SINGGUNG SIFAT KERAS KEPALA

8 Apr 2026 METRO TV 55:43 media transcript_panel 1 unggahan

Sumber

Video kanonik
vldOOnmHTpM
Transkrip dari
engine/data/prabowo/raw/vldOOnmHTpM.json
Jumlah token
3.811
Kata unik
1.038
Durasi
55:43 (3.343 detik)
Bahasa
Metode
Commit engine

Semua unggahan pidato ini

Hanya satu yang dipakai untuk hitungan. Sisanya tetap dicatat.

VideoKanalDiunggahTokenDiambil viaStatus
kanonik vldOOnmHTpM
[FULL] PRESIDEN PRABOWO BERI ARAHAN RAKER PEMERINTAH, SINGGUNG SIFAT KERAS KEPAL
METRO TV

Sinyal kebijakan: —

Sinyal total — · token eksak — · frasa penuh — · ambigu —

Topik yang terdeteksi

nasional dan identitas 119 tata kelola 21 ekonomi 9 pertahanan dan keamanan 8 pangan 4 pendidikan 4 kesehatan dan gizi 4

Sinyal leksikal, bukan klasifikasi.

Transkrip

Cap waktu di kiri bertaut ke detik yang tepat di YouTube.

Kita simak bersama arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Oh Bismillahirrahmanirrahim.
Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang.
Salam sejahtera bagi kita sekalian. Shalom.
Salve. Om swastiastu. Namo buddhaya. Salam kebajikan.
Rahayu-Rahayu.
Yang saya hormati Wakil Presiden Republik Indonesia, Saudara Gibran Rakabumingraka, para menteri koordinator, para menteri, para kepala badan, ketua Dewan Ekonomi Nasional, Gubernur Bank Indonesia, para penasihat dan staf khusus Presiden Jaksa Agung, Kepala Badan Intelijen Negara, Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, para Kepala Staf Angkatan, para wakil menteri, dan seluruh anggota Kabinet Merah Putih.
yang hadir, seluruh pejabat eselon 1 kementerian, lembaga dan badan-badan pemerintah, serta para direktur utama perusahaan-perusahaan BUMN.
Sebagai insan yang bertakwa, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Maha Kuasa, Tuhan Maha Besar yang memiliki sekalian alam.
atas segala karunia kesehatan dan kedamaian yang masih diberikan kepada kita sehingga kita dapat hadir pada siang hari ini dalam keadaan sehat walafiat.
Masih dalam bulan Syawal, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Mohon maaf lahir dan batin.
Semoga kita semua selalu dalam keadaan kesehatan dan berkah dari Allah Subhanahu wa taala, Tuhan yang maha besar.
Hari ini adalah tanggal 8 April 2026.
Saya sengaja saya kumpulkan para menteri, para kepala badan, dan pejabat-pejabat dari cabang eksekutif termasuk di sini seluruh eselon 1 kementerian lembaga dan juga dirut-dirut BUMN.
Maksud dan tujuan rapat kerja ini, ini adalah kesempatan saya menyampaikan arahan-arahan di bisa dikatakan tahap satu.
tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat kita sejak Oktober 2024.
Kita sudah lewati Oktober 25 1 tahun dan sekarang kita berada di bulan April bisa dikatakan ee 1 tahun 6 bulan pelaksanaan tugas kita di tahun pertama kita tidak dapat dipungkiri kita telah mencapai tonggak-tonggak prestasi yang nyata.
prestasi yang nyata.
Di tengah prestasi yang nyata ini, kita menghadapi keadaan dunia yang penuh dengan ketidakpastian, dengan penuh konflik peperangan di mana-mana yang telah mengakibatkan goncangan-goncangan stabilitas dunia.
Alhamdulillah pemerintah kita di mana, Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin sudah 1 seteng tahun.
Alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan arah bernegara bangsa kita.
kita dapat navigasi melalui hal-hal yang berbahaya.
Tapi 1 seteng tahun ini alhamdulillah kita telah membuktikan bahwa pemerintah kita efektif, pemerintah kita handal.
dan pemerintah kita dapat melaksanakan tugas bernegara dengan benar dan baik.
Hal-hal ini ditandai oleh prestasi-prestasi nyata, prestasi-prestasi yang dapat diukur secara matematis dan secara fisik di lapangan.
Saudara-saudara, dari sejak awal kita membentuk pemerintahan, bahkan sebelumnya selama bertahun-tahun saya berkiprah sebagai pemimpin politik.
dan pemimpin dan perilaku ekonomi bertahun-tahun.
Saya telah memimpin partai politik cukup lama dari 2008.
Sebelumnya pun saya terlibat dalam politik dari sejak 2004.
Saya juga pelaku ekonomi sebagai seorang pengusaha dan saya juga sebagai mantan prajurit, saya juga sebagai mantan panglima, saya juga sebagai mantan jenderal tentara nasional Indonesia.
Dalam sekian tahun saya telah meyakini dan saya telah menyebarluaskan hal-hal pokok yang saya yakini adalah dasar keselamatan bangsa, Saudara-saudara sekalian.
Dan ini dibenarkan oleh PBB oleh PBB United Nations membenarkan ini dalam SDG yang mereka umumkan, sustainable development goal di mana berapa tahun yang lalu PBB sudah meramah amalkan bahwa krisis dunia, krisis yang akan melandai seluruh dunia adalah tiga hal, yaitu krisis pangan, krisis energi, dan krisis air.
Food, energy, and water ini sudah dicanangkan oleh PBB.
Dan ini sudah saya perjuangkan di mana-mana bertahun-tahun, belasan tahun dan saya buktikan bahwa saya kalau tidak salah apa sudah dibagikan atau belum kepada semua pejabat yang hadir di sini buku-buku saya selama berapa dasar warsa ini ini sebagai bukti bahwa sekian puluh tahun pun saya sudah cantumkan item di atas ya putih hitam dias putih bahwa masalah dasar bagi negara adalah tiga hal itu panger air.
Alhamdulillah negara kita masalah air tidak sebenarnya menjadi masalah.
Masalahnya kadang-kadang kita kelebihan air.
Kita ketawa kelebihan air ini karunia.
Satu hari air turun di Bogor. Satu hari air turun di Bogor sama dengan 1 tahun air turun di Australia Barat.
1 hari air turun di Bogor sama dengan 1 tahun air turun di Australia Barat.
Demikian berkah yang kita terima dari yang maha kuasa. Ya, di bagian-bagian tertentu negara kita Indonesia Timur, pulau-pulau tertentu masih ada kesulitan air. Tapi kita dapat mengatasi karena airnya ada. tinggal mampu atau tidak kita ee mendapatkannya dan menjaganya.
Karena kadang kita sendiri yang tidak dapat menjaga alam kita, hutan kita babat, hutan pohon-pohon di gunung kita babat, akhirnya ee air tidak dapat ditahan, terjadi kekeringan. Tapi hal-hal ini dapat kita atasi. Ada negara-negara yang kaya dengan minyak dan gas, tidak punya air.
Apa yang saya ingin sampaikan, Saudara-saudara? Hal-hal ini begitu penting.
Hal-hal ini begitu mendasar.
Dan hal-hal ini telah digaris bawahi oleh pendiri bangsa kita.
Ya, dalam Undang-Undang Dasar 1945 jelas-jelas disampaikan ya bahwa bumi dan air dan semua kekayaan yang terkandung itu harus dikuasai negara karena begitu begitu menentukan kehidupan bangsa.
Jadi, Saudara-saudara, apa yang kita alami sekarang, krisis yang terjadi ee di Timur Tengah yang membuat ee harga energi menjulang, sebenarnya kita harus yakini dan kita harus syukuri bahwa kondisi bangsa kita berada dalam kondisi yang jauh lebih baik dari bangsa-bangsa lain.
Saya telah mempelajari data-data angka-angka dan ee dalam kesempatan hari ini saya kira ada kesempatan yang baik di mana saya ee setelah saya mempelajari angka-angka dapat laporan dari menteri-menteri saya ternyata kondisi kita cukup aman ya, ada tantangan, ada kesulitan, tapi kita mampu menghadapi dan mampu mengatasinya.
Memang, Saudara-saudara Iya. I ya boleh tepuk tangan untuk berita baik. Boleh.
Memang, Saudara-saudara, ada satu fenomena yang kita rasakan bersama ya kan.
bahwa ada kelompok-kelompok di masyarakat, saudara-saudara kita juga, warga negara kita juga ya, keluarga besar NKRI juga yang mempunyai suatu sikap yang bisa dikatakan ee sangat tidak mau ee kerja sama.
Kita hormati kita tidak ada masalah.
Saya katakan kalau di suatu tempat, iya kan di suatu desa, rakyat desa melihat ada kebutuhan bangun jembatan, kemudian ada sebagian besar desa itu memutuskan untuk bangun jembatan dan gotong-royong bekerja untuk bangun jembatan.
Tapi ada mungkin sekelompok yang tidak mau ikut bangun jembatan. yang enggak ada masalah.
Yang mau bangun jembatan, ayo kita bangun jembatan.
Yang enggak mau ikut bangun jembatan, ya enggak ada masalah. Silakan saudara duduk nonton atau apa.
Boleh ee apa tuh kritik boleh ya kan?
Ee hanya saya juga enggak ngerti kalau orang lagi mau bangun jembatan, ada yang duduk dia tidak mau ikut bangun jembatan, tapi dia kritik. Kamu goblok kamu, ya kan?
Kayunya salah jangan di situ. Ya kan?
Pakunya salah harus di sini. Rantainya salah salah, Bang.
Iya kan? Tapi enggak jadi-jadi itu jembatan. Benar enggak? Nah, kita yang mau bangun jembatan apa sikap kita? Apa kita grogi? Lihat ya kan?
Enggak apa-apa. Goblok kamu. Kamu mau bikin jembatan? Goblok.
Ya saya goblok. Tapi rakyat ini desa minta jembatan. Saya bangun jembatan.
untuk rakyat kita. Jadi, Saudara-saudara, ini fenomena. Tapi ini ada di banyak negara.
Tapi ini saya nanti akan saya jelaskan.
Fenomena ini memang bukan 1 du tahun, sudah ratusan tahun.
bahwa waktu kita diganggu, dijajah bangsa asing, selalu ada saudara-saudara kita dari bangsa kita sendiri yang juga mempermudah bangsa asing itu menjajah kita, merampok kekayaan kita, membuat kita budak itu saudara kita juga.
Jadi ini bukan fenomena baru ya. Ini biasa ee bibit-bibit dengki, iri, syirik itu bagian dari manusia ya.
kebencian, dendam, sakit hati.
Ini bagian dan memang ada itu ada dan kita gak boleh tidak boleh istilahnya kaget ya kan. yang sekarang jadi masalah sedikit adalah teknologi.
Bahwa dengan sekarang teknologi ya dengan teknologi AI kecerdasan buatan dengan teknologi ee informatika digital.
Satu orang dia bisa punya 1000 account.
Dia bisa beli alat-alat tidak terlalu mahal.
yang dari 1000 ini bisa diperbanyak lagi seolah-olah. Jadi, Saudara-saudara yang agak repot mungkin 100 orang, 200 orang, mungkin 1000 orang, mungkin 5.000 orang bisa bikin heboh.
Ah, ini namanya the echo chamber. Ada dalam pelajaran-pelajaran inteligence itu ada ya kan. Bagaimana mau merusak sebuah negara lain? Dulu kirim pasukan, kirim bom, sekarang tidak perlu. Mungkin dengan permainan sosmet, dengan fitnah hoa iya kan?
AI bisa membuat seseorang bicara yang dia enggak bicara gitu loh.
Saya sering itu saya ini suara saya jelek saya gak bisa nyanyi. Ada di YouTube Prabowo nyanyi suaranya bagus banget.
Saya ada kaget saya boleh juga nih.
Kalau mau menguntungkan boleh, tapi kalau enggak mau menguntungkan bagaimana? Ada lagi saya pidato dalam bahasa Mandarin.
Iya kan? Ada lagi saya pidato dalam bahasa Arab luar biasa.
Karena waktu itu kampanye saya kira kalau di daerah-daerah Tapal Kuda ini mungkin menguntungkan ini. Jadi saya diam juga ini kalau mengutungkan kita diam. Iya kan?
Enggak. Ini saya mau sampaikan ini masalah bagi kita ya. kita waspada ya nanti ee kita terima koreksi-koreksi itu. Kalau kita difitnah, kalau kita dihujat, anggaplah itu sebagai apa? Sebagai peringatan supaya kita waspada. Iya kan?
Prabowo bodoh. Oh, wah saya harus waspada.
Kalau saya bodoh artinya saya harus kumpulin orang-orang pintar untuk bantu saya. Kan begitu Prabowo saya yang terakhir itu Prabowo apa? Ee keras kepala.
E kalau saya dibilang keras kepala ya saya harus terima itu sebagai ya kan? Oh coba-coba pegang kepala saya nih keras atau apa begitu ya. Oh, saya harus kadang-kadang keras kepala dalam suatu pekerjaan dibutuhkan.
Sekarang orang mengatakan, "Ya, rakyat Iran keras kepala, pejuang-pejuang Iran keras kepala.
Bolak-balik diancam, bolak-balik mau dihabisin. Ya, terakhir apa itu?
Tapi dia tidak, saya tidak ikut politik dalam negeri orang lain. Tapi bagi sebuah bangsa kadang-kadang keras kepala butuh. Dulu Bapak-bapak pendiri bangsa kita keras kepala.
Lebih baik mati daripada dijajah kembali.
keras kepala tidak mau kita dijajah kembali.
Keras kepala pemimpin-pemimpin kita keras kepala ya. Merah putih harga mati enggak ada itu urusan.
Jadi, Saudara-saudara, kita sikapi dengan ketenangan, kita sikapi dengan kearifan, ya. Tetapi prinsip-prinsip kita pegang teguh, yaitu prinsip-prinsip bernegara harus kita pegang teguh.
Tidak ada negara tanpa hukum, tidak ada negara tanpa Undang-Undang Dasar, tanpa konstitusi, tanpa Undang-Undang Dasar. Tidak ada negara.
yang ada adalah ee kekuatan kekuatan rimba, hukum rimba, hukum senjata.
dan rakyat kita tidak menghendaki itu.
Semua unsur yang bertanggung jawab, yang arif harus bekerja keras, harus berjuang untuk menegakkan hukum konstitusi.
Hukum berdasarkan kesepakatan hukum berdasarkan konsensus. Konsensus itu adalah kesepakatan.
Kesepakatan kita yang besar.
Kesepakatan kita yang cemerlang adalah dua kali dalam sejarah.
1928 ya. Sumpah pemuda, satu nusa, satu bangsa, satu bahasa. Konsensus besar.
Kita tidak mau dipecah-pecah di kotak-kotak.
Yonga, Yong Ambon. Kita satu, satu bangsa, bangsa Indonesia ya.
satu nusa, satu bahasa bahasa Indonesia konsensus besar.
Kita tidak memilih bahasa mayoritas.
Kalau prinsip demokrasi di mana-mana dikatakan rule of the majority. Bisa saja dulu bangsa Jawa atau suku Jawa yang paling banyak, oh saya mayoritas.
Kami ngotot. Kami mau bahasa Jawa jadi bahasa kebangsaan. Pemimpin-pemimpin kita begitu arif.
Bung Karno orang Jawa tidak pemimpin. Profesor Supo. Orang Jawa tidak ya. Tokoh-tokoh kita dulu begitu besar pemikirannya.
Kita pilih bahasa sebuah suku yang sangat kecil di Sumatera ya, dari Riau. Daerah situlah bahasa Melayu jadi bahasa kebangsaan dan rakyat mayoritas menerima kita sekarang punya bahasa persatuan dari Sabang sampai Merauke di mana-mana berbahasa Indonesia dan bahasa Indonesia pun sekarang sudah diterima di PBB.
Kalau tidak salah tahun lalu bahasa kita sudah resmi menjadi bahasa yang diakui PBB sebagai bahasa UNESCO.
Jadi, Saudara-saudara, konsensus kedua yang terhebat adalah 1945 di mana pendiri-pendiri bangsa kita merumuskan sebuah konstitusi, sebuah Undang-Undang Dasar.
Juga dibutuhkan jiwa besar mayoritas.
Jadi waktu itu kita rumuskan sebuah negara dengan ideologi Pancasila.
Kita membentuk negara republik yang tidak mengangkat agama resmi, agama mayoritas, mengakui semua agama sebagai agama yang dihormati.
Di situ kehebatan Pancasila.
Jadi, Saudara-saudara, kondisi seperti ini kita selalu berpegang teguh kepada konsensus-konsensus besar. Kita telah memilih bernegara secara demokrasi.
Demokrasi kedaulatan di tangan rakyat. Tidak ada masalah.
Kalau ada pemerintah yang dinilai tidak baik, ya gantilah pemerintah itu ada mekanismenya dengan baik, dengan damai, bisa melalui pemilihan umum, tidak ada masalah.
Bisa juga melalui impeachment.
tidak ada masalah. Tapi impeachment ya melalui saluran. Ada salurannya DPR, MK, MPR dilakukan tidak masalah. Dalam sejarah kita telah terjadi beberapa pergantian.
Bung Karno turun dengan damai. Pak Harto turun dengan damai.
Gus Dur turun dengan damai melalui proses, tidak melalui kekerasan.
Jadi, Saudara-saudara percayalah kepada sistem yang telah dibangun oleh pendiri-pendiri bangsa kita.
Percayalah pada kekuatan kita sendiri. Percayalah kepada Indonesia.
Itu yang ingin saya buka sambil saya nanti akan menggaris bawahi sekali lagi bahwa tanpa kadang-kadang kita tidak sadar, kita-kita tidak sadar ya, kita ini sebagai pemimpin pilihan kita sendiri tidak sadar betapa besarnya bangsa Indonesia.
Betapa kayanya bangsa Indonesia, betapa kuatnya bangsa Indonesia.
Kita tidak sadar.
Kita terbawa oleh pemikiran kita yang jangka pendek.
kita terbawa oleh ambisi dan ego kita masing-masing.
Saya ingin ini, saya ingin itu, saya ingin ini, saya, kami, kita, aku, aku harus, aku harus. Kita tidak sadar.
Justru ratusan tahun ego, ambisi ini digunakan oleh kekuatan asing.
Itu namanya diveda @ impera. Ini bukan hal baru. Ini ada di buku-buku sejarah.
Ribuan tahun, Saudara-saudara.
Ribuan tahun sejarah Tiongkok. Hah.
Perang antara kerajaan-kerajaan ratusan tahun.
Eropa perang ratusan tahun Timur Tengah di belajarlah sejarah, Saudara-saudara sekalian. Ya, kalau kita belajar sejarah, kita paham, kita tidak mengerti, Saudara-saudara.
sekarang ya perang di Timur Tengah itu membuktikan satu selat, satu Hormus itu menentukan hidupnya banyak bangsa.
Menentukan harga minyak satu selat 3 e 33 mile berapa itu? 60 kilo yang sekarang di kuncinya hormus itu dipegang oleh satu negara.
Tapi sadarkah kita?
Sadarkah kita bahwa 70% kebutuhan energinya Asia Timur, 70% energi dan 70% perdagangan liwat laut-laut.
Sadarkah kita bahwa Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar dan sebag itu laut Indonesia? Sadarkah kita?
Sadarkah kita betapa pentingnya Indonesia? Sadarkah kita betapa kuncinya Indonesia?
70% energi Korea, Jepang, Taiwan, Tiongkok, Filipina.
Jadi, Saudara-saudara, kita harus mengerti bahwa kita selalu jadi perhatian dunia.
Baik.
Maksud dan tujuan saya pengarahan ini adalah karena pentingnya peran kita, makanya kita juga harus memimpin bangsa ini, mengendalikan bangsa ini dengan baik, dengan tepat, dan dengan handal.
Saudara-saudara sekalian, beberapa hari yang lalu melalui rapat-rapat menghadapi kondisi ee global yang penuh krisis yang mengakibatkan suplly energi ee menjadi masalah.
Ternyata kita setelah mengkaji kita punya kekuatan ekonomi yang cukup kuat.
Nanti saya minta beberapa menteri untuk ee memaparkan singkat ya ee untuk kita mengerti posisi kita dari semua KL semua.
Dan setelah paparan itu tentang kondisi kita ee sebagian langkah-langkah sudah kita umumkan ya, sebagian langkah-langkah untuk kita kendalikan ee konsumsi daripada bahan bakar untuk jangka pendek ini. Jangka pendek yang saya anggap jangka pendek yang saya anggap kritis adalah 1 tahun ke depan. Ini 12 bulan ke depan.
Sesudah 12 bulan kita akan menjadi sangat kuat.
Nanti langkah-langkahnya kita jelaskan.
Tapi intinya sekarang kita siap, kita kuat menghadapi 1 tahun ini setelah kita pelajari ee kondisi karena apa?
Karena sumber-sumber minyak dan gas kita tidak terlalu banyak yang liwat Selat Hormus.
Kita bisa mencari alternatif lain selain kita punya kekuatan dalam negeri yang sangat kuat. Ya, ada periode yang kita harus atasi bersama.
Tapi saya terima kasih tim saya, menteri-menteri ekonomi saya handal terima kasih. Mereka laporkan Pak tenang.
Untuk BBM yang bersubsidi kita akan pertahankan untuk rakyat kecil dan rakyat miskin.
Kita akan pertahankan untuk 80% rakyat kita.
Tapi pada saatnya yang orang-orang kuat, orang-orang kaya ya kalau mau pakai bensin yang mahal ya dia harus bayar harga pasar.
Lu udah kaya minta subsidi lagi. Ya enggaklah. Yang kita bela rakyat miskin.
Ya, saya terima kasih.
ee dan ini hanya periode tertentu dan ini juga benar, ini juga baik. Kita tidak boleh jadi ee bangsa yang terlalu santai.
Mari kita koreksi diri kita ya.
Bangsa kita terlalu banyak diberikan oleh yang maha kuasa sehingga kita ini ya kan kumaha engke ya kan bukan engke kumaha kumaha engkek tenang aja kan Pak Bahl bilang aman jadi tenang aman tidak berarti kita tenang-tenang santai-santai. Tidak. Kita bekerja, kita waspada.
Saudara-saudara, krisis ini bagi saya adalah sebuah peluang.
krisis, kesulitan, tantangan, hambatan, rintangan adalah peluang membuat kita harus bekerja lebih baik, harus bekerja lebih efisien, tidak boleh boros, tidak boleh ada kebocoran, tidak boleh ada korupsi.
Sekarang kita harus menghimpun semua kekuatan kita. Saya telah minta Menteri Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi.
Saya telah minta profesor-profesor kampus-kampus sekarang harus bekerja dan mereka sudah bekerja.
Kita punya teknologi sekarang.
Teknologi untuk membersihkan sampah buatan kita sendiri tidak terlalu mahal.
Tidak usah kita beli teknologi yang terlalu mahal dari luar. Dalam waktu 2 3 tahun sampah seluruh Indonesia akan kita selesaikan. Tidak akan ada kota, tidak akan ada jalan, tidak akan ada bagian Indonesia yang bau oleh sampah. Kita akan selesaikan masalah sampah dari Sabang sampai Merauk. Saudara-saudara sekalian.
Ini saudara-saudara kita sudah punya rencana, kita punya strategi hitam dan putih. Tapi krisis dunia ini bagi saya adalah peluang. Ini mempercepat kita. Ini bikin kita fokus. Oh, berarti strategi kita sudah benar. Tapi kita harus mempercepat, kita harus mempercepat bahwa energi kita harus terbarukan, energi kita harus dari Indonesia sendiri. Dan sekali lagi kita bersyukur kehadirat Allah Subhanahu wa taala.
Saudara-saudara, saya punya data sumber-sumber baru 2 3 hari saya terima. Terus cadangan-cadangan kita sangat besar, Saudara-saudara sekalian.
Bahkan batu bara kita pun banyak sekali. Dan kita bisa dari batu bara kita bisa menghasilkan solar, kita bisa menghasilkan bensin dari batuara, dari singkong, dari jagung, Saudara-saudara.
Jadi 2 tahun lagi, Saudara-saudara. 3 tahun lagi, ya. You catat, ya. Catat. Ini kan ada rekaman. Apa?
Prabowo Subianto. Om om-om dok y ada rekaman.
Semua yang saya sampaikan itu ada tolok ukur matematik.
Saya katakan bahwa saya merencanakan membangun 1000 desa nelayan.
Tahun 2026 ini, Desember 2026 kita akan cek saudara nanti bisa nagih ke Prabowo berapa desa nelayan yang sudah selesai.
Jadi berdiri di sini, Saudara-saudara, jangan anggap ini pekerjaan yang enak.
Yang mau jadi presiden selamat.
Benar-benar aku sudah terlanjur.
Jadi aku harus kerja keras. Sekarang ini enggak ada libur saya dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri senang jalan-jalan ke luar negeri. Ya kan saudara-saudara untuk amankan minyak ya gue harus ke mana-mana kita ke Jepang kemarin ya.
Kita ke Jepang kita dapat ini. Saya berangkat lagi nih.
Aku mau berangkat lagi ini ke sebuah negara.
Nanti begitu aku berangkat kau tahu ke mana.
Amankan juga. Tapi alhamdulillah sebelum saya berangkat advance team tenang ya. Jadi saya ini confident enggak ada itu. Bagi saya Indonesia gelap gak ada ya. Indonesia cerah di saat banyak negara susah. Tidak. Kalau ini enggak usah, enggak usah tepuk tangan ini. Karena Saudara-saudara, Anda tahu sekarang keluar itu ada itu. Kalau terjadi perang dunia ketiga, negara mana yang aman? Eh, Indonesia termasuk papan atas loh.
Sekarang kau ke Bali, kau lihat tuh berapa orang Rusia di situ, berapa orang Ukrain di situ ya.
rencana kita kita mau bikin ee apa itu?
Special financial center. Kita lagi cari tempat.
Kalau Pak Luhud sarankannya di Bali.
Enggak tahu Pak Luhud senang banget Bali itu.
Tapi kita semua senang Bali. Tapi, Saudara-saudara. Ah, gagasan ini ya yang dibicarakan Pak Luhud ke saya bertahun-tahun ini. Ternyata sekarang uang-uang yang di Timur Tengah dia mau ke mana, Saudara-saudara? Negara mana yang tidak perang sekarang? Kasih tahu.
Ya, Indonesia salah satu yang paling di minati.
Jadi, Saudara-saudara, intinya adalah kita sangat banyak potensi.
Tapi ini juga yang saya katakan membuat kita sekarang harus lebih keras bekerja, lebih teliti. Karena itulah saya kumpulkan rapat kerja ini supaya nanti kita satu bahasa, satu rencana kerja ya tidak boleh ada pemikiran sektoral.
Tidak ada yang boleh satu departemen, satu kementerian, satu institusi memikirkan institusinya sendiri.
Kita harus kerja sama. Makanya kita semua mengarah kepada seamless, suatu pemerintahan yang bekerja dengan cepat, dengan integralistik.
dengan lancar, tidak dengan saling mempertahankan pemikiran-pemikiran sektoral.
Jadi, ini antara lain adalah ee tujuan rapat ini ya.
Hal-hal yang ingin sekarang saya sampaikan sebelum kita lebih rinci ya, bahwa kita tadi saya katakan kita juga harus menyesuaikan ya pada saatnya dengan kondisi harga-harga BBM di dunia, tapi yang jelas kepentingan rakyat paling bawah akan kita jaga ya. Kemudian ee langkah-langkah kita untuk amankan BBM yang kita sudah putuskan adalah yang boleh saya umumkan sekarang adalah bahwa ee pelaksanaan haji tahun 2026 ini ee kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan
lain. Kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa ee biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp2 juta.
Walaupun harga aftur naik, tapi kita berani menurunkan biaya haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah.
Kita sekarang berjuang dan alhamdulillah saya dapat laporan antrian haji sekarang tidak lagi 48 tahun mulai 2026 antrian haji paling lama 26 tahun dan saya akan berjuang untuk lebih ringkas lagi.
untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia diberi kehormatan. Kita sekarang ee sudah punya lahan di kota suci Makkah ya. Lahannya adalah sekitar Menteri Agama berapa hektar sekarang?
45 hektar ya ee yang lama dan yang baru ya. Total 45 ya.
Di sini ada danantara ada di sini.
Tapi Pak Rosan ke luar negeri ya.
Ya. Ya. Sekitar 4 berapa hektar totalnya sekarang? Berapa? 45 hektar.
Di 45 hektar itu kita akan bikin ee perkampungan haji Indonesia ya sekian belas menara. sekian puluh menara yang bisa menampung dan bahkan saya sudah mengajukan dan di prinsip sudah disetujui kami di saya minta izin dari kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia bisa punya terminal khusus haji.
Jadi nanti terminal itu khusus untuk haji kita supaya bisa lebih cepat masuk dan keluar.
Di sini ada ee Dirut Garuda, kemudian eh Danantara ya. Saya telah instruksikan untuk ee mendekati eh Saudi Air supaya Garuda dan Saudi Air bikin joint venture.
Jadi selama ini pesawat Garuda berangkat bawa haji ke tanah suci, pulangnya kosong.
Ini kan tidak ekonomis, tidak masuk akal.
Arab Saudi juga demikian. Dia mengembalikan haji kita ke Indonesia.
Kembalinya kosong. Saya mengatakan, "Kenapa enggak kerja sama bikin satu anak perusahaan 50% Arab Saudi, 50% Indonesia.
Kita pesawat terbang ini ke Arab Saudi penuh, ke Indonesia penuh. harga bisa turun lagi, waktu bisa lebih singkat lagi. Ya, ini supaya dikerjakan.
Sudah dikerjakan belum? Saya sudah perintahkan kurang lebih 2 bulan yang lalu, ya.
Ya, ini harus kerja cepat. Pemerintah ini kerja cepat ya.
Nanti di Rut Garuda menghadap saya ya. tambah botak dia kepalanya.
Saudara-saudara, saya juga telah memerintahkan Menteri ISDM.
Saya dapat laporan ada ratusan tambang enggak jelas atau Iup Iup enggak jelas di hutan lindung dan di hutan-hutan saya cek.
Menteri Kehutanan. Saya cek. Oh, alhamdulillah Menteri Kehutanan ini oke juga dia.
Dia belum kasih dia belum kasih izin potong kayu apa?
Iya. Alam mana? Menteri Kehutanan ada.
Oh kau ya Menteri Keutanan.
Waduh, dia berbinar-binar dia tuh.
Saya enggak tanya partai apa kau?
Jadi ini ada sekian ratus menteri SDN segera evaluasi siap ya.
Kalau enggak jelas cabut semua itu IOP ya.
Siap. cabut semua itu. Kita sudah enggak ada waktu untuk terlalu kasihan. Enggak ada kasihan sekarang ya.
Kita hanya membela kepentingan nasional dan kepentingan rakyat.
Kepentingan kawan, kepentingan konco, kepentingan keluarga, kepentingan kelompok. Itu nomor berapa, Pak?
Ya, evaluasi segera. Berapa hari laporan kembali ke saya?
2 minggu. Saya kembali 2 minggu enak aja 2 minggu kan 1 minggu siap ya.
kita cabut semua IUP ya, prinsip-prinsip itu yang enggak beres kita cabut harus di tangan negara dan kita bisa nanti memperkuat ee institusi-institusi kita, lembaga-lembaga kita, Saudara-saudara.
Saya kira itu sementara ya, tahap pertama dan ee dengan demikian saya ucapkan terima kasih media yang terhormat.
Sekarang saya kira waktu minum teh, Saudara bisa keluar dengan baik. ee protokol kasih snack dan teh yang banyak supaya mereka ee ya supaya mereka senang.
Saya juga minta break 5 menit untuk minum kopi.
Jelajahi cara baru mendapatkan informasi. Download Metro TV Extend sekarang.

← 1 Jan 2025 · 23 Mei 2025 →